Solidaritas Lintas Ormek Cipayung Denpasar: Donasi Rp5.929.000 untuk Korban Gempa NTT Seluruhnya Tersalurkan ke Lima Posko di Reok

Penggalangan dana yang digerakkan PMII bersama IMM, HMI, KMHDI, GMKI, dan HIKMAHBUDHI Denpasar disalurkan pada 29 Agustus 2026 ke posko-posko yang minim akses bantuan sosial.
Denpasar – PC IMM Kota Denpasar bersama organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) Cipayung Denpasar menggalang donasi untuk para korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). PMII bertindak sebagai penggerak kegiatan, sementara HMI, KMHDI, GMKI, dan HIKMAHBUDHI turut terlibat bersama IMM. Seluruh dana yang terkumpul telah disalurkan pada 29 Agustus 2026 ke lima titik posko di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Flores.
Gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Hingga 19 Agustus 2026, tercatat 25.340 warga Manggarai mengungsi di 60 posko, dan 13 dari 28 korban meninggal di kabupaten tersebut berada di Kecamatan Reok (Beritasatu, 2026). Hambatan akses ke wilayah terpencil diketahui menjadi persoalan utama distribusi bantuan pada bencana gempa di Indonesia (Syukri et al., 2025).
Sejam di persimpangan jalan
Penggalangan donasi dilaksanakan di persimpangan Jalan Teuku Umar–Imam Bonjol, Denpasar, pada 19 Agustus 2026, pukul 17.00 hingga 18.00 WITA. Dalam waktu sekitar satu jam, warga yang melintas menyumbang dengan total Rp5.929.000.
Ketua Umum PC IMM Kota Denpasar, Olivia Agustina Salsabila, menyebut aksi ini sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam merespons persoalan masyarakat.
“Mahasiswa tidak cukup hanya tajam berpikir kritis di ruang diskusi. Kami juga harus peka secara sosial dan berani turun tangan saat masyarakat membutuhkan. Musibah di NTT adalah persoalan kemanusiaan, dan tidak boleh kita anggap sebagai urusan yang jauh dari kita,” kata Olivia.
Menurut Olivia, jumlah donasi bukan ukuran utama keberhasilan kegiatan ini.
“Angka Rp5.929.000 lebih dari sekadar nominal. Di dalamnya ada kepercayaan, kepedulian, dan keikhlasan warga yang menitipkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.
Beda identitas, satu tanggung jawab
Kegiatan ini mempertemukan enam organisasi mahasiswa dengan latar belakang dan tradisi yang berbeda. Olivia menilai perbedaan tersebut tidak menghalangi kerja sama dalam urusan kemanusiaan.
“IMM, PMII, HMI, KMHDI, GMKI, dan HIKMAHBUDHI punya identitas dan tradisi masing-masing. Namun di hadapan persoalan kemanusiaan, tanggung jawab kami sama. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak bersama,” tegasnya.
Pandangan ini sejalan dengan temuan riset kebencanaan di Indonesia bahwa kepercayaan antarlembaga sangat mendukung keberhasilan penanganan bencana (Pratama & Nurmandi, 2020). Kolaborasi lintas unsur, mulai dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga komunitas, juga menjadi penopang penting pemulihan pascabencana (Syukri et al., 2025).
Bantuan tiba di lima titik posko
Pada 29 Agustus 2026, seluruh hasil penggalangan dana disalurkan ke lima titik posko di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT:
- Posko 1: Asananga, Desa Salama
- Posko 2: Kedutu, Kelurahan Baru
- Posko 3: Dosi Tempode, Desa Salama
- Posko 4: Waeselung, Desa Salama
- Kampung Niu Atas, Kelurahan Mata Air
Kelima titik ini dipilih karena cenderung sulit mendapatkan bantuan sosial dan bersifat independen. Pemilihan tersebut relevan dengan catatan riset bahwa wilayah yang terisolasi menjadi tantangan terbesar dalam distribusi bantuan pascagempa.





Olivia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penggalangan dana.
“Kami ingin membuktikan bahwa solidaritas kemanusiaan masih hidup. Semoga apa yang kami lakukan bersama warga Denpasar bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT, dan menjadi pengingat bahwa kontribusi sekecil apa pun tetap berarti bila dilakukan bersama,” pungkasnya.
PC IMM Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Denpasar dan organisasi mitra yang telah berpartisipasi.
Penulis: Olivia Agustina Salsabila
Â
Referensi:
- Pratama, P. Y., & Nurmandi, A. (2020). Collaborating network in managing post the Mount Merapi’s disruption, Indonesia. Jà mbá: Journal of Disaster Risk Studies, 12(1). https://doi.org/10.4102/jamba.v12i1.927. Akses gratis: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7564765/
- Syukri, U., Deliarnoor, N. A., & Widianingsih, I. (2025). Comparison of disaster management practices in Indonesia: A study of resilience in Garut and Majene districts. Discover Sustainability, 6, 712. https://doi.org/10.1007/s43621-025-01526-w. Akses gratis (open access, CC BY): https://link.springer.com/article/10.1007/s43621-025-01526-w
- Sumber berita: Beritasatu. (2026). Pemkab Manggarai percepat penyaluran bantuan darurat korban gempa NTT. https://www.beritasatu.com/nusantara/3020354/pemkab-manggarai-percepat-penyaluran-bantuan-darurat-korban-gempa-ntt






